Kamis, 22 Januari 2015

You Don't Know My Mom

Memang benar bahwa Mamaku tidak bisa mengendaai mobil, begitu pula motor. Dulu, Mama sebenarnya bisa mengendarai motor, tapi karena udah lama nggak naik motor lagi, Mama merasa nervous dan ga berani mengendarai motor lagi. Hingga saat ini. ITU MEMANG BENAR..

So... Anda mau sombong ke Mama saya kalau Anda bisa mengendarai motor dan mobil? Mau meremehkan Mama saya ? Mau sok bisa di hadapan Papa saya? Gitu? Mau jadi wanita hebat di depan Papa saya?

Please, deh yaa... Anda gatau menahu tentang Mama saya. Anda hanya melihat secuil bagian dari Mama saya. Ya, MEMANG BENAR Mama tidak bisa mengendarai motor dan mobil sehingga kalau mau pergi kemana-mana, Mama harus diantar atau naik kendaraan umum... Orang-orang rumah memang terkadang disibukkan untuk mengantar Mama.. But i never mind about it.. Lagipula, Mama ngga pernah maksa untuk dijemput. Kalau orang rumah lagi pada sibuk, Mama bisa kok naik kendaraan lain.

Tapi Anda ga pernah tau perjuangan dan cinta Mama kepada keluarga kecilnya ini. Anda, yang baru dua kalli bertemu Mama saya, tidak tahu, kan kalau Mama bangun tidur jam 4 atau setengah 5 pagi. Menyiapkan sarapan untuk Adik, Papa, dan Aku. Memasak untuk makan siang dan makan malam kami.  Adik dan Papa pergi ke sekolah dan kerja jam setengah 6-an. Kalau Mama sedang rajin, Mama akan menunggu Adik dan Papa hingga mereka berangkat. Jika pekerjaan di pagi hari sudah selesai, Mama akan tidur lagi sebentar dan akan bangaun jam 6-an.

Itu kira-kira yang Mama lakukan sebelum aku sakit. Ketika aku sakit (alhamdulillah tidak parah), aku harus minum obat dari rebusan kunyit putih - kunyit hitam - benalu kopi dan rebusan daun ekor naga. Mama sekarang waktu tidurnya semakin berkurang karena obat yang pertama harus ditumbuh dulu dan itu memakan waktu yang lama, kurang lebih setengah jam. Mama menyiapkan itu semua karena aku memang sulit untuk bangun pagi. Mama melakukan itu semua dengan CINTAnya dan tidak mengeluh.

Kemudian, Mama harus berangkat kerja jam setengah 7 pagi. NAIK KERETA. Beliau pulang jam 8, 9, atau 10 baru sampai rumah. Tidak tentu. Itu pun Mama masih harus bekerja di saat aku tidak sedang di Bekasi. Mama setelah pulang kerja akan mengangkat kain jemuran, merendam pakaian, dan beres-beres rumah yang lainnya. Tidur pun kadang jam 11-an dan besoknya harus bangun pagi lagi. Itu pekerjaan yang melelahkan bukan? Ya, melelahkan karena aku pernah main ke kantor Mama dan pulang di malam hari. Lalu, sampai rumah harus mengangkat kain juga. Itu melelahkan. Tapi Mama sering bilang bahwa itulah pekerjaan wanita dan seorang ibu. Sudah takdirnya.

Jadi... please jangan pernah meremehkan Mama saya. Setiap Ibu punya pengorbanan dan cara sendiri dalam menyampaikan cintanya. Lagipula, saya tidak terlalu perlu seorang ibu yang bisa naik mobil atau motor. Nanti keluyuran lagi Mama saya. Memang kalo perempuan bisa mengendarai mobil + motor, ada kebanggaan tersendiri karena berarti kita bisa mandiri. Tapi, jangan pernah belagu, sok, dan meremehkan Mama saya. Anda hanya melihat dengan teropong Anda yang terbalik sehingga hanya melihat bagian kecilnya saja. Bagi saya, dibanding Anda, Mama sayalah yang terbaik. Tolong pikirkan saja kesalahan Anda pada keluarga Mama dan Papa saya :)

Tidak ada komentar: